Minggu, 03 April 2016

Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus

Sobat Gus Dur yang di rahmati Allah, Gus Dur memang sudar pulang kerahmat Allah namun perjuangan dan idiologi beliau selalu hidup dengan ajaran-ajarannya yang selalu kita ikuti bersama. Kehumanisan dan kegigihan beliau dalam menjaga NKRI yang begitu iklas serta tidak pernah goyah akan kedudukan dan kekuasaan dapat tercermin dalam keadaan beliau yang rela melepaskan jabatan kePresidenan pada waktu itu.Tidak akan pernah habis jika kita membicarakan tingkah pola Gus Dur dari yang nyeleh dan aneh sampai dengan yang logis dan ilmiah.Kecerdasan dan ketajaman pikirnya tidak semua orang bisa menandinginya.Hafalan yang begitu kuat dan ilmu yang begitu luas seakan selalu menyemat dalam dirinya.

Gus Dur memang tokoh dan guru bangsa yang patutu untuk kita kenang dan hormati, perjalanan beliau selalu membawa kesan tersendiri. Lihat saja Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus ini yang begitu mengesnakan, peristiwa yang patut untuk kita kenang dan tidak kita lupakan begitu saja. Dalam dakwah dan perjalanannya sering kali orang kurang melihat Gus Dur dari sisi ulama salaf yang mempuni, beliau lebih dilihat dari tokoh pluralisme yang menjunjung tinggi ke beragaman sesuai dengan Kebinikaan kita sebagai negara Pancasila. Saat anda melihat Gus Dur dari dunia pesantren maka anda akan tahu bahwa Gus Dur merupakan tokkoh yang mempuni dibidang keagamaan berbagai kitab mampu beliau hafal beserta sanand lengkapnya.Serta ke zuhudan yang melekat dalam dirinya pun dapat kita temukan dalam kehidupan kesehariannya.

Sehingga tidak heran jika Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus tidka pernah dilupakan oleh generasi berikutnya. Namun sayang bagi kelompok yang kurnag menyukai Gus Dur beliau cuma dipandang sebelah maka sebagai orang yang penuh kekurangan fisik saja. Namun jika orangitu mau membuka dengan pikiran jernihnya maka kelebihan dan ke pandian beliau belum tentu bisa ia tandingi. Dan jika kurnag percaya atau kurang mengenal akan Gus Dur silahkan untuk baca profil perjalanan beliau ini melalui Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus semoga anda mendapat jawaban dari ketidak sukaan anda. Selamat membaca:


Gusdurfiles.com ~ Sejak dilantik menjadi menteri koordinator kemaritiman Agustus lalu, Rizal Ramli kerapkali mengurusi pekerjaan di luar kewenangannya. Semisal, Rizal pernah meminta Garuda Indonesia membatalkan pembelian 30 pesawat Airbus A350.

Padahal, itu merupakan urusan Kementerian Keuangan selaku pemegang saham perusahaan pelat merah. Dan, Kementerian BUMN selaku perwakilan pemegang saham.

Barangkali watak Rizal Ramli ingin terlibat dalam pekerjaan bukan urusannya terbentuk sejak dia menjabat Kepala Badan Urusan Logistik era Presiden Abdurrahman Wahid. Kala itu, dirinya pernah ditugasi membenahi Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN).

"Jadi saya suka seperti zaman Gus Dur, dikasih misi spesial. Misalnya waktu saya
jadi Kabulog, Gus Dur telepon 'kamu benahi itu proyek IPTN, rugi ratusan miliar, IMF minta tutup'," ujar Rizal di kantornya, Jakarta (18/2).

Diperintahkan seperti itu, Rizal menjawab itu bukan tugas Kepala Bulog. Dia menyarankan Gus Dur untuk menugasi Menteri BUMN atau Menteri Perindustrian.

Namun, Gus Dur tetap berkeras memintanya membenahi IPTN.

"Saya masih ngeles, 'apa kata orang nanti, Kepala Bulog ikut beresin penerbangan'."

Gus Dur ternyata punya alasan untuk meminta Rizal menjalankan pekerjaan itu. Rizal sering mengkritik Habibie lantaran boros dalam mengelola perusahaan penerbangan.

"Gus Dur bilang 'kamu kena karma. Ngapain waktu muda kamu kritik dia. Sekarang kamu harus beresin'."

Alhasil, Rizal mengaku tetap melaksanakan mandat tersebut. Dirinya kemudian membentuk Satuan Tugas untuk membenahi IPTN.

"Saya bikin rencana supaya rugi ratusan miliar itu bisa untung paling enggak puluhan miliar," katanya.

"Bisnisnya bukan hanya bikin pesawat, tapi outsource sama Boeing dan Airbus. Saya ganti nama IPTN jadi Dirgantara Indonesia, saya ubah dari sekadar aircraft industry menjadi competitive industry. Jadi bukan industri yang asal-asalan, tapi yang competitive."

Selain itu, dia juga merombak jajaran petinggi IPTN.

"Direksinya saya ganti dengan yang muda-muda, penerusnya Habibie. Ternyata hanya dalam waktu lima tahun tadinya rugi ratusan miliar menjadi untung USD 16 miliar."


Sumber :merdeka.com

Judul Artikel lain:


Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus

Judul artikel terkait :Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus
Alamat link terkait :Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Rizal Ramli: Saya suka era Gus Dur, sering diberi misi khusus

  • Gus Dur Rela Menanggung LukaKH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bukan hanya dikagumi dan dirindukan banyak orang. Ia juga dibenci, dicaci-maki dan disumpahserapahi sebagian orang. Tetapi caci maki, s ...
  • Untuk Gus Dur, Alfaatihah ... Gusdurfiles.Com ~ Sebuah truk bergambar GUS DUR Nopol AG 5492 GG bertuliskan Mina Expedition baru saja (jam 22.15 WIB) melintas pelan dijalan Tol dari Surabaya arah Gres ...
  • Putri Gus Dur Ingat Pesan Ayahnya Lihat Situasi Masyarakat Saat IniPutri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid mengenang pesan yang disampaikan ayahnya saat melihat situasi sosial saat ini.Menurut Inayah, banyak pesan Gus Dur yang masih relevan ...
  • Ini Ikhbar PBNU Perihal Satu Syawal 1437 HKetua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) KH Ahmad Ghazali Masroeri mengikhbarkan bahwa satu Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016. Kiai ...
  • Ramalan Gus Dur Tentang Ahok, Kiai Said dan Sutarman Gusdurfiles.Com ~ Almarhum Nurcholis Madjid (Cak Nur) sambil bercanda pernah berkata: “Hal yang misterius dan hanya Tuhan yang tahu, selain jodoh, maut, dan rezeki, adal ...

0 komentar:

Posting Komentar